More

    Cara Menambah Expires Headers di WordPress

    Menambah Expires Headers – Beberapa tools test kecepatan website seperti GTMETRIX selalu merekomendasikan kita untuk menambahkan expires header didalam setiap pengujiannya. Rekomendasi ini ditujukan agar loading website anda menjadi lebih cepat.

    Lalu, apa itu expires headers?

    Expires headers merupakan barisan script yang memberi tahu browser berapa lama sebuah cache akan disimpan.

    Jadi, Ketika user pertama kali mengunjungi sebuah halaman website, browser biasanya akan otomatis memuat file dari server. File tersebut bisa berupa HTML, Images, PDF, CSS, Javascripts, dan lainnya. File yang diterima kemudian disimpan di cache. File yang dimuat tadi kemudian disimpan di cache. Ketika user akan mengakses halaman yang sama, maka si browser cukup mengakses cache yang sebelumnya sudah disimpan.

    Nah, pada umumnya sebuah cache itu mempunyai masa expired nya. Untuk itu kita perlu mengatur berapa lama sebuah cache akan disimpan didalam browser tersebut. Karena, biasanya pada website-website yang baru kita belum mengatur masa expired cache tersebut.

    Jika expires header-nya terlalu cepat, maka akan selalu ada permintaan langsung ke server. hal tersebutlah yang mempengaruhi kecepatan loading website.

    Cara Menambah Expires Headers di WordPress

    Untuk menambah expires headers di wordpress, caranya berbeda-beda tergantung teknologi apa yang anda gunakan. Jika anda menggunakan apache web server maka menambah expires headers bisa dilakukan melalui htaccess. Namun, jika anda menggunakan nginx, menambah expires headers bisa dilakukan melalui pengaturan virtualhost.

    Add Expires Headers di Apache

    Untuk menambah expires headers, anda harus masuk ke file .htaccess yang berada di public_html hosting anda. Dengan cara:

    1. Login ke cPanel.
    2. Masuk ke menu File Manager
    3. Lalu buka folder Public_html

    Disitu anda akan menembukan file bernama .htaccess. Buka file tersebut lalu copy paste kode dibawah ini

    
      ExpiresActive On
      # Images
      ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 year"
      ExpiresByType image/gif "access plus 1 year"
      ExpiresByType image/png "access plus 1 year"
      ExpiresByType image/webp "access plus 1 year"
      ExpiresByType image/svg+xml "access plus 1 year"
      ExpiresByType image/x-icon "access plus 1 year"
    
      # Video
      ExpiresByType video/mp4 "access plus 1 year"
      ExpiresByType video/mpeg "access plus 1 year"
    
      # CSS, JavaScript
      ExpiresByType text/css "access plus 1 month"
      ExpiresByType text/javascript "access plus 1 month"
      ExpiresByType application/javascript "access plus 1 month"
    
      # Others
      ExpiresByType application/pdf "access plus 1 month"
      ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access plus 1 month"
    
    

    Seperti terlihat di contoh tersebut, Anda sudah mengatur status expiration dalam keadaan aktif. Selain itu, Anda juga sudah mengatur expiration untuk masing-masing jenis file. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

    Lalu jangan lupa untuk menyimpan perubahan file .htaccess

    Add Expires Headers di Nginx

    Untuk nginx, memang treatment nya sedikit berbeda dari apache. Karena nginx, tidak mendukung fitur .htaccess yang ada pada apache. jadi, untuk mengatur expires headers kita akan melakukannya langsung di virtualHost nginx. Caranya:

    1. Buka virtualHost domain anda, biasanya berada di /etc/nginx/site-available/
    2. Copy paste kode dibawah ini didalam server block nginx / server{}
    location ~* \.(js|css|png|jpg|jpeg|gif|svg|ico)$ {
     expires 30d;
     add_header Cache-Control "public, no-transform";
    }
    location ~* .(jpg|jpeg|gif|png|svg)$ {
    expires 365d;
    }
    location ~*  \.(pdf|css|html|js|swf)$ {
        expires 2d;
    }
    

    Menambah Expires Headers dengan Plugin

    Untuk anda yang masih bingung cara menambah expires headers dengan kedua cara diatas, anda bisa menggunakan plugin yang tersedia di repository wordpress.

    Caranya:

    1. Masuk ke menu Plugin – Add New
    2. Lalu cari plugin Add Expires Headers
    3. Klik Install Nowmenambah expires headers
    4. Setelah terinstall. Klik Activate lalu masuk ke menu pengaturan Add Expires headers
    5. Lalu, aktifkan semua opsi yang ada.menambah expires headers
    6. Klik Submit

    Maka secara otomatis, plugin tadi mengubah pengaturan yang ada di file .htaccess anda. Karena plugin ini menggunakan .htaccess maka plugin ini tidak direkomendasikan untuk anda yang menggunakan nginx.

    Dengan menambahkan expires headers di wordpress diharapkan dapa meningkatkan kecepatan loading website anda. Kecepatan loading website sangat begitu penting karena kecepatan loading juga bisa mempengaruhi peringkat Anda di hasil pencarian Google.

     

    Free $100
    Deal

    Daftar menggunakan link di pojok kanan atas, minimal top up $25 usd. Maka dalam waktu 30 hari setelah registrasi anda akan mendapatkan credit $100 gratis dari vultr untuk mencoba layanan mereka.

    More Less
    Doesn't expire

    Recent Articles

    membuat fungsi terbilang

    Cara Membuat Fungsi Terbilang Pada Open Office

    0
    Pada artikel kali ini, saya akan mengajarkan bagaimana Cara Membuat Fungsi Terbilang Pada Open Office. Ada beberapa cara yang bisa anda gunakan untuk membuat fungsi...
    pengenalan templates

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #6: Pengenalan Templates

    0
    Pada artikel sebelumnya kita sudah belajar mengenai routing di django #5 . Dimana, pada tutorial tersebut kita sudah bagaimana cara menampilkan "Hello World" pada...

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #5: URL Routing Django

    0
    Pada tutorial kali ini, kita akan membahas tentang URL routing yang ada di django. URL Routing ini berfungsi untuk mengalihkan halaman, dari satu halaman...
    membuat app django

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #4: Membuat App Django

    0
    Pada artikel sebelumnya kita telah mengenal apa itu django dan bagaimana cara membuat project pertama dengan django. Pada bagian ke #4 ini saya akan...

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #3: Membuat Project Django

    0
    Pada tutorial django bagian #3 ini, kita akan belajar bagaimana cara membuat project baru dengan django. Tak hanya itu, kita juga akan belajar bagaimana...

    Related Articles

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Dapatkan konten terbaik dari kami!