More

    Perbedaan Front-End, Back-End dan Full Stack Developer Dalam Programming

    Pada Artikel kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap tentang Perbedaan Front-End, Back-End dan Full Stack Developer Dalam Programming. Seperti yang kita tahu, istilah-istilah seperti front-end, back-end dan full stack sering kali kita jumpai dalam dunia programming. Ya, karena memang istilah-istilah tersebut disematkan kepada seseorang yang bekerja sesuai dengan bidangnya. 

    Free $10
    Coupon

    Gratis $100 dollar dari vultr jika anda mendaftar menggunakan link berikut ini. Syarat minimal anda melakukan top up minimal $10 dan saldo anda menjadi $20

    More Less
    Doesn't expire

    Seiring perkembangan teknologi, web telah berkembang menjadi lebih kompleks. Ini membuat developer juga menjadi lebih terspesialisasi. Artinya, seorang developer tidak harus melakukan keseluruhan proses membangun web lagi, tetapi fokus pada bagian tertentu saja, entah itu salah satu bahasa pemograman, framework, atau bagian teknikal lainnya.perbedaan front-endUntuk itu disini saya akan menjelaskan sedikit tentang apa itu Perbedaan Front-End, Back-End dan Full Stack Developer Dalam Programming.

    APA ITU FRONT-DEVELOPER?

    Front-End merupakan istilah yang mengacu pada developer yang bekerja dibagian desain layout suatu website atau aplikasi, dimana seorang developer akan mengerjakan user interface agar desain terlihat menarik dan tidak terlihat membosankan untuk dilihat. Seorang Front-End developer wajib menguasai program HTML, CSS, Javascript dan juga framework seperti jQuery, Bootstrap dan lain sebagainya.

    Pengembangan pada bagian front-end biasanya sangat berfokus pada penampilan dan estetika situs web, sering kali bingung dengan istilah bagian dari seorang yang bekerja pada bidang desain web. Meskipun sering ada sedikit tumpang tindih dalam keahlian dan tanggung jawab, perbedaan antara perancang dan pengembang biasanya dapat disimpulkan sebagai pemodelan versus penerapan.

    Front end developer biasanya lebih dikenal dengan julukan desainer website, karena front end developer lah yang berkerja untuk membuat suatu aplikasi yang cantik, tak hanya cantik melainkan mudah digunakan oleh pengguna pemula sekalipun (user friendly).

    APA ITU BACK-END DEVELOPER?

    Setelah tampilan desain dibuat oleh Front-End developer maka tugas akan dilanjutkan oleh seorang Back-End dimana tugas utamanya adalah membuat website dan atau aplikasi bisa berjalan dan bisa digunakan oleh pengguna, misalnya membuat program CMS (dashboard, halaman admin, dll). Selain itu seorang Back-End developer biasanya menguasai bahasa program seperti PHP, java, dan dan bisa menggunakan framework seperti Code Igniter, Laravel dan framework lain-lainnya. Tidak ketinggalan juga seorang Back-End developer biasanya memahami database seperti MySQL dll. Bukan tetapi seorang Back-End tidak bisa mengerjakan Front-End developer ataupun sebaliknya, biasanya mereka juga bisa mengerjakan Front-End.

    APA ITU FULL STACK DEVELOPER?

    Full stack developer adalah orang yang mengerjakan secara sekaligus baik dari sisi front-end maupun back-end. Mereka cenderung menguasai HTML, CSS, JavaScript, dan satu atau lebih bahasa pemograman back-end. Perkembangan teknologi saat ini membuat perbedaan front-end dan back-end development menjadi semakin sedikit. Banyak hal yang sebelumnya hanya bisa dilakukan pada bagian back-end, dapat dilakukan juga melalui front-end. Ini membuat semakin banyaknya developer yang menguasai front-end dan back-end programming sekaligus.

    Itulah Perbedaan Front-End, Back-End dan Full Stack Developer Dalam Programming. Semoga bisa membuat anda lebih paham tentang istilah-istilah tersebut. Karena istilah-istilah tersebut sering kali digunakan pada saat misalnya wawancara kerja, ataupun hanya sekedar bercengkrama dengan teman-teman sesama programmer. Baca juga: Google Merilis Aplikasi Belajar Coding Melalui Game

    Free $100
    Deal

    Daftar menggunakan link di pojok kanan atas, minimal top up $25 usd. Maka dalam waktu 30 hari setelah registrasi anda akan mendapatkan credit $100 gratis dari vultr untuk mencoba layanan mereka.

    More Less
    Doesn't expire

    Recent Articles

    cara setting pppoe client

    Cara Setting PPPoE Client di TP Link WR840n dengan Mudah

    0
    Cara Setting PPPoE Client - Pada artikel sebelumnya saya sudah memberikan tutorial bagaimana Cara Setting PPPoE Server di Mikrotik. Pada tutorial berikutnya, kita akan mengaplikasikan pppoe kepada...

    Apa itu Staking Crypto dan Bagaimana Cara Melakukan Staking

    0
    Apa itu Staking Crypto - Akhir-akhir ini staking crypto banyak sekali menjadi pembicaraan buah bibir di kalangan investor crypto. Mungkin masih banyak dari para investor...

    Cara Setting PPPoE Server di Mikrotik

    0
    Cara Setting PPPoE Server - Pada tutorial sebelumnya kita telah belajar tentang bagaimana Cara Setting Hotspot Voucher di Mikrotik. Kali ini, saya akan melanjutkan sesi tutorial...
    Cara Setting Hotspot

    Cara Setting Hotspot Voucher di Mikrotik

    0
    Cara Setting Hotspot Voucher - Pada tutorial sebelumnya, kita sudah membahas apa itu mikrotik dan bagaimana cara melakukan konfigurasi dasar agar mikrotik kita bisa terhubung dengan internet. Router...
    konfigurasi dasar mikrotik

    Konfigurasi Dasar Mikrotik

    0
    Konfigurasi Dasar Mikrotik - Pada artikel sebelumnya, kita telah mengetahui Apa itu Mikrotik dan Fungsinya. Untuk kesempatan kali ini, kita akan mencoba melakukan konfigurasi dasar pada...

    Related Articles

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Dapatkan konten terbaik dari kami!