More

    Menghapus File Lama di Linux

    Kadang kala kita perlu menghapus file lama yang tidak penting di komputer kita. Pada tutorial kali ini kita akan mencoba menghapus file di komputer linux kita maupun server. Kita akan menghapus file tersebut berdasarkan waktu. Misalkan kita akan menghapus file yang lebih dari 4 hari, seminggu, maupun sebulan. Jadi, parameter penghapusannya berdasarkan jumlah hari.

    Menghapus file lebih dari 3 hari

    find /path/to/files* -mtime +30 -exec rm {} \;
    • pada bagian /path/to/files merupakan lokasi direktori file yang ingin anda hapus.
    • mtime digunakan untuk menentukan jumlah hari file tersebut. Jika Anda memasukkan +3, itu akan menemukan file yang lebih lama dari 3 hari.
    • -exec berfungsi untuk mengeksekusi perintah rm.

    Contoh lain yang bisa anda gunakan untuk menghapus file lama di linux sebagai berikut:

    Menghapus File Lama lebih dari 1 jam

    find /path/to/files* -mmin +60 -exec rm {} \;

    Menghapus File Lebih dari 30 hari 

    find /path/to/files* -mtime +30 -exec rm {} \;

    Hapus file yang diubah dalam 30 menit terakhir

    find /path/to/files* -type f -mmin 30 -exec rm {} \;

    Pindahkan file yang lebih lama dari 30 hari ke Folder arsip

    find / tmp -mtime +30 -exec mv -t {} / archive / directory / \;

    Selain itu perintah find juga bisa digunakan untuk mencari file sesuai kriteria tertentu. Contoh:

    Mencari file menggunakan nama pada direktori saat ini

    find . -name files.txt

    Mencari file berdasarkan nama tanpa memperdulikan huruf Besar dan Kecil

    find /home -iname files.txt

    Mencari Direktori berdasarkan nama

    find / -type d -name nama_direktori

    Mencari file PHP berdasarkan Nama

    find . -type f -name catatan.php

    Mencari semua file PHP didalam direktori

    find . -type f -name "*.php"

    Perintah “Find” adalah salah satu perintah yang paling penting dan banyak digunakan di sytems Linux. Perintah “Find” digunakan untuk mencari dan menemukan daftar file dan direktori berdasarkan kondisi yang ditentukan oleh user/pengguna. “Find” dapat digunakkan didalam berbagai kondisi seperti mencari file dengan hak akses (permission), pengguna (users), kelompok (groups), tipe data (file types), ukuran (size) dan kriteria lain yang memungkinkan.

    Recent Articles

    pengenalan templates

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #6: Pengenalan Templates

    0
    Pada artikel sebelumnya kita sudah belajar mengenai routing di django #5 . Dimana, pada tutorial tersebut kita sudah bagaimana cara menampilkan "Hello World" pada...

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #5: URL Routing Django

    0
    Pada tutorial kali ini, kita akan membahas tentang URL routing yang ada di django. URL Routing ini berfungsi untuk mengalihkan halaman, dari satu halaman...
    membuat app django

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #4: Membuat App Django

    0
    Pada artikel sebelumnya kita telah mengenal apa itu django dan bagaimana cara membuat project pertama dengan django. Pada bagian ke #4 ini saya akan...

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #3: Membuat Project Django

    0
    Pada tutorial django bagian #3 ini, kita akan belajar bagaimana cara membuat project baru dengan django. Tak hanya itu, kita juga akan belajar bagaimana...
    tutorial django bahasa indonesia

    Tutorial Django Bahasa Indonesia #2: Installing Requirements

    2
    Masih dalam seri Tutorial Django Bahasa Indonesia. Kali ini saya akan melajutkan artikel sebelumnya yaitu Tutorial DJango Bahasa Indonesia #1: Pengenalan dan Sejarah Perkembangannya. Seperti web...

    Related Articles

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Dapatkan konten terbaik dari kami!