<p>Pada dasarnya VPS <em>(Virtual Private Server)</em> hampir sama dengan web hosting, bedanya dengan web hosting adalah anda memiliki kebebasan menentukan sistem operasi yang akan anda gunakan dan juga anda bisa memilih aplikasi/sotfware apa saja yang akan anda install pada vps tersebut. Sedangkan web hosting hanyalah sebuah layanan yang menyewakan space untuk aplikasi berbasis web dengan akses dan resources yang terbatas.</p>
<p><strong>Lalu kapan kita membutuhkan vps untuk aplikasi website kita??</strong></p>
<p>Sebenarnya ini sesuai selera juga, untuk masalah trafik yang tinggi bisa di akali dengan cara menyewa web hosting dengan paket enterprise, tapi tentu saja ini memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namun, dengan alasan kemudahan, banyak orang yang memilih cara ini untuk menangani pengunjung blog mereka. Tetapi jika anda ingin menghemat biaya untuk menyewa sebuah hosting, ada baiknya anda mencoba mengupgrade web hosting anda ke vps, karena menyewa sebuah vps dengan spek hampir sama dengan paket enterprise web hosting akan jauh lebih murah, dan kita juga akan diuntungkan dengan pemberian bandwidth hingga ribuan giga perbulannya. Tetapi Tentunya anda juga harus sedikit paham tentang command line dasar pada linux untuk mengatur agar vps tersebut bisa digunakan untuk keperluan web hosting.</p>
<p>Ini hanya sekedar contoh perbandingan harga apabila kita menggunakan web hosting dan juga VPS.</p>
<figure id="attachment_2176" aria-describedby="caption-attachment-2176" style="width: 455px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/2016/10/Screenshot_29.png"><img class="wp-image-2176" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/2016/10/Screenshot_29-300x190.png" alt="Harga Paket Web Hosting di salah satu provider indonesia" width="455" height="288" /></a><figcaption id="caption-attachment-2176" class="wp-caption-text">Harga Paket Web Hosting di salah satu provider indonesia</figcaption></figure>
<figure id="attachment_2177" aria-describedby="caption-attachment-2177" style="width: 431px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/2016/10/Screenshot_30.png"><img class="wp-image-2177" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/2016/10/Screenshot_30-300x117.png" alt="harga paket vps" width="431" height="168" /></a><figcaption id="caption-attachment-2177" class="wp-caption-text">harga paket vps</figcaption></figure>
<p>Sebenarnya apabila kita menggunakan control panel seperti cPanel,Webuzo,EHCP kita akan lebih mudah untuk mengelola website kita nantinya, dan kita juga tidak perlu menginstall lagi<strong> Apache,MySQL phpMyAdmin,dan PHP</strong> , Karena sudah akan langsung otomatis terinstall. tetapi kekurangannya adalah kita membutuhkan spek VPS yang cukup memadai untuk menjalankan control panel tersebut. Tapi jika spek vps kita minim maka kita akan skip cara tersebut, dan kita akan menginstallnya satu-persatu, namun dengan konsekuensi kita akan sulit untuk mengatur maupun mengelola website kita nanti jika belum terbiasa dengan tampilan CLI (Command Line Interface). Tapi semua itu akan terasa mudah jika kita terbiasa bergelut dengan CLI Linux.</p>
<p>Seperti biasa Agar vps kita bisa digunakan untuk keperluan web hosting ada beberapa aplikasi yang akan kita install.</p>
<h3><strong>Requirements:</strong></h3>
<p><strong>1. Apache</strong></p>
<p>Apache merupakan sebuah web server yang nantinya bertanggung jawab untuk menangani request-response http. untuk lebih lengkapnya silahkan googling.</p>
<p><strong>2. Database (MySQL)</strong></p>
<p>Database digunakan untuk menyimpan segala informasi secara terstruktur. Aplikasi database banyak macamnya seperti postgresql,oracle dan lain-lain, namun pada tutorial kali ini saya akan menggunakan <strong>MySQL </strong>untuk databasenya.</p>
<p><strong>3. PHP </strong></p>
<p>PHP adalah sebuah bahasa skrip yang digunakan untuk <a href="https://www.tutorialpedia.net/membuat-blog/" target="_blank">membuat blog</a> secara dinamis. Banyak sekali produk-produk website atau CMS yang dibuat menggunakan PHP ini salah satunya adalah <a href="https://wordpress.org" target="_blank">wordpress.org. </a>Apabila website anda dibangun menggunakan PHP maka sudah seharusnya anda menginstall php pada server anda.</p>
<p><strong>4. PHPMyAdmin</strong></p>
<p>PHPMyAdmin merupakan sebuah aplikasi agar kita lebih leluasa untuk mengelola database MySQL secara GUI (Graphical User Interface).</p>
<p> ;</p>
<p>Sekarang kita akan mulai ke tutorial <strong>Cara Setting VPS Linux Untuk Web Hosting.</strong> Distro yang saya gunakan untuk membuat tutorial ini adalah Debian 32 bit, bisa juga di terapkan pada distro-distro turunannya salah satunya seperti ubuntu. Pastikan anda mempunyai akses root. Root merupakan user dengan level tertinggi dan mempunyai akses ke semua perintah dan file pada Linux atau sistem operasi lain yang berbasis UNIX.</p>
<h3><strong>Install Apache</strong></h3>
<pre class="lang:php decode:true" title="Install Apache2">apt-get install apache2</pre>
<p>Lalu buka browser masukan alamat ip vps anda, jika menampilkan halaman &#8220;its Work&#8221; , sampai saat ini kita sudah berhasil menginstall apache2.</p>
<h3><strong>Install MySQL</strong></h3>
<pre class="lang:php decode:true" title="Install MySQL">apt-get install mysql-server mysql-client</pre>
<p>Nanti akan diminta masukkan password for root.<br />
dan ulangi lagi</p>
<h3><strong>Install PHP</strong></h3>
<pre class="lang:default decode:true" title="Install php">apt-get install php5 libapache2-mod-php5</pre>
<p>Sekarang kita akan mencoba melakukan tes pada php yang baru saja diinstall.<br />
masuk ke direktory html nya, kalau saya berada di /var/www ,<br />
setiap distro biasanya mempunyai letak yang berbeda-beda kalau diubuntu berada di /var/www/html/</p>
<p>buat file bernama <em><strong>phpinfo.php</strong></em></p>
<pre class="lang:default decode:true">nano phpinfo.php</pre>
<p>jika anda belum menginstall editor nano. install dengan cara:</p>
<pre class="lang:default decode:true">apt-get install nano</pre>
<p>Lalu masukkan kode dibawah ini</p>
<pre class="lang:default decode:true" title="phpinfo.php"><;?php 
phpinfo(); 
?>;</pre>
<p>keluar dan save.<br />
sekarang kita buka http://ipaddress/phpinfo.php.<br />
jika tampil gambar seperti dibawah ini iti artinya anda sudah berhasil menginstall php pada server anda.</p>
<p><a href="https://s5.postimg.org/kj0zfzf8n/Screenshot_250215_20_05_55.png"><img class="aligncenter" src="https://s5.postimg.org/kj0zfzf8n/Screenshot_250215_20_05_55.png" alt="cara setting vps" width="610" height="562" /></a></p>
<p><strong>Agar MySQL support PHP 5</strong></p>
<pre class="lang:default decode:true" title="mysql php 5">apt-get install php5-mysql php5-curl php5-gd php5-idn php-pear php5-imagick php5-imap php5-mcrypt php5-memcache php5-ming php5-ps php5-pspell php5-recode php5-snmp php5-sqlite php5-tidy php5-xmlrpc php5-xsl</pre>
<p><strong>Restart Apache</strong></p>
<pre class="lang:default decode:true">Service apache2 restart</pre>
<h3><strong>Install PHPMyAdmin</strong></h3>
<pre class="lang:default decode:true" title="install phpmyadmin">apt-get install phpmyadmin</pre>
<p>Secara default phpmyadmin terinstall di /usr/share oleh karena itu kita perlu memindahkan/mengcopy ke direktory agar bisa kita akses melalui http://ipaddres/phpmyadmin. kita gunakan cara mudahnya saja.</p>
<pre class="lang:default decode:true">cp -r /usr/share/phpmyadmin /var/www/</pre>
<p>Sampai pada tahap ini kita sudah siap menjadikan vps digunakan untuk web hosting. Silahkan upload aplikasi anda pada direktori /var/www.</p>
<p>Selain itu jika anda ingin menginstall CMS wordpress pada vps, anda bisa mengikuti tutorial berikut ini:</p>
<h3><strong>Install CMS WordPress di VPS</strong></h3>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>Masuk ke direktory /var/www dan download wordpress.</li>
</ul>
<pre class="lang:sh decode:true" title="Download wordpress">cd /var/www &;&; wget http://wordpress.org/latest.tar.gz</pre>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li> ekstrak</li>
</ul>
<pre class="lang:default decode:true">tar xf latest.tar.gz</pre>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>Maka akan muncul direktory baru dengan nama <em>wordpress. </em>kita perlu memindahkan semua isi pada folder <em>wordpress </em>tersebut untuk di letakkan pada root directoy (/var/www).</li>
</ul>
<pre class="lang:default decode:true">cd wordpress &;&; mv * /var/www</pre>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li> hapus file <strong>index.html </strong>ini akan mengganggu ketika kita akan mengakses alamat ip/domain nantinya.</li>
</ul>
<pre class="lang:default decode:true">rm index.html</pre>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>Sebelum <a href="https://www.tutorialpedia.net/cara-membuat-website-profesional/" target="_blank">membuat website dengan wordpress </a>ada baiknya kita membuat database terlebih dahulu. Buka <em>http://alamat_ip/phpmyadmin </em>lalu login menggunakan user root dan password yang sudah dibuat pada saat installasi MySQL tadi. Misal kita buat database dengan nama <em>wordpress, </em>lalu klik <strong>ciptakan.</strong></li>
</ul>
<p><a href="https://s5.postimg.org/oz23j0okn/Screenshot_61.png"><img class="aligncenter" src="https://s5.postimg.org/oz23j0okn/Screenshot_61.png" alt="membuat database" width="695" height="339" /></a></p>
<p> ;</p>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>Pembuatan database selesai. Sekarang kita akan coba melakukan installasi wordpres pada vps.</li>
<li>Buka alamat ip vps anda, maka tampil halaman konfigurasi wordpress seperti berikut ini.</li>
</ul>
<p><a href="https://s5.postimg.org/ny1utw7l3/Screenshot_62.png"><img class="aligncenter size-medium" src="https://s5.postimg.org/ny1utw7l3/Screenshot_62.png" alt="cara install wordpress" width="834" height="338" /></a></p>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>klik <strong>Create a Configuration File</strong> lalu Pilih <strong>Lets Go!</strong><br />
Nanti muncul tampilan seperti ini sesuaikan saja seperti pada gambar dibawah ini</li>
</ul>
<p><a href="https://s5.postimg.org/lurfm87s7/Screenshot_63.png"><img class="aligncenter size-medium" src="https://s5.postimg.org/lurfm87s7/Screenshot_63.png" alt="vps dan wordpress" width="774" height="483" /></a></p>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>jika sudah, lalu klik <strong>Submit.</strong></li>
<li>Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini</li>
</ul>
<p><a href="https://s5.postimg.org/f5kw67mg7/Screenshot_64.png"><img class="aligncenter" src="https://s5.postimg.org/f5kw67mg7/Screenshot_64.png" alt="cara install wordpress" width="776" height="574" /></a></p>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>itu artinya kita di haruskan mengcopy semua kode-kode tersebut untuk diletakkan pada direktori tempat kita menaruh semua file wordpress kita di direktori /var/www lalu di beri nama <strong>wp-config.php</strong></li>
<li>Kembali ke terminal lalu buat sebuah file dengan nama <strong>wp-config.php </strong></li>
</ul>
<pre class="">nano wp-config.php</pre>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>paste kode tersebut lalu simpan <strong>CTRL+X </strong>tekan <strong>Y </strong>lalu enter.</li>
<li>Setelah itu baru klik <strong>Run the Install.</strong></li>
<li>Maka akan tampil form berikut</li>
</ul>
<p><a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/2016/10/Screenshot_31.png"><img class="aligncenter wp-image-2185 size-medium" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/2016/10/Screenshot_31-300x244.png" alt="cara setting vps" width="300" height="244" /></a></p>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>pada tahap tersebut anda diminta untuk memasukkan segala jenis informasi website anda dan juga akun yang akan digunakan untuk login nanti</li>
<li>jika sudah lalu klik <strong>Install WordPress</strong></li>
<li>Setelah itu anda tinggal mengakses direktori admin untuk melakukan login ke dashboard <strong>http://alamatip-or-domain/wp-admin</strong></li>
</ul>
<p> ;</p>
<blockquote><p><strong>Tambahan</strong></p></blockquote>
<p>Jika anda melakukan pemindahan website dan mengalami kendala pada url postingan, maka cukup enabled mod_rewrite, dengan menjalankan perintah ini di terminal.</p>
<pre style="color: #000000;" class="">a2enmod rewrite</pre>
<p>lalu edit file .htaccess di /var/www/.htaccess</p>
<pre class="">nano /var/www/.htaccess</pre>
<p>Copy kode berikut</p>
<pre class="lang:php decode:true"># BEGIN WordPress 
 
<;IfModule mod_rewrite.c>; 
RewriteEngine On 
RewriteBase / 
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f 
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d 
RewriteRule . /index.php [L] 
<;/IfModule>; 
 
# END WordPress</pre>
<p>Save CTRL + X pilih y <;enter>;</p>
<h3>Finishing</h3>
<p>restart apache2</p>
<pre class="">service apache2 restart</pre>
<ul style="list-style-type: disc;">
<li>Agar wordpress writeable</li>
</ul>
<pre class="lang:default decode:true ">chmod -R 777 wp-content/</pre>
<p>Selesai.</p>
<p>Jika anda menemui beberapa kesalahan saat melakukan setting vps linux untuk web hosting, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar dibawah ini.</p>
<p>Demikianlah tutorial Cara Setting VPS Linux Untuk Web Hosting.</p>

Cara Setting VPS Linux Untuk Web Hosting
Recent Articles
Kumpulan DNS Gratis Tercepat!
DNS merupakan sebuah sistem yang bertugas menyimpan semua informasi data domain dalam jaringan. Dengan adanya DNS, domain atau hostname yang ada akan ditranslate dan...
Apa itu DNS ? Dan Fungsinya
Apa itu DNS? - DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang bertugas menyimpan semua informasi data domain dalam jaringan. Dengan adanya DNS, domain...
Apa itu OLT ? Serta Fungsinya Dalam Jaringan
Apa itu olt ? OLT (Optical Line Termination) adalah perangkat keras yang berfungsi sebagai titik akhir (end-point) dari layanan jaringan optik pasif (Passive Optical...
Template Voucher Untuk Mixradius
Template Voucher Untuk Mixradius - Pasti kalian bosen kan dengan template voucher default mixradius? tenang. kali ini saya akan memberikan template untuk voucher mixradius kamu agar...
Daftar Port Game Online Mikrotik Terbaru
Daftar port game online dibawah ini bisa digunakan untuk membuat rule agar koneksi ke game online tersebut bisa lancar, bisa juga untuk memisahkan antara...
thank gan informasinya sangat membantu dan bermanfaat
menarik gan artikelnya, Terimakasih banyak 🙂
dulu saya gak paham ttg VPS, tapi setelah mencoba linux beserta command nya yang banyak, baca artikel ini lagi paham. ternyata kelola VPS sama aja kayak kelola linux di komputer yang jauh sana. wkwk
betewe enak Debian apa CentOS yaaa gan untuk web hosting?? maybe performanya masing-masing distro atau apps nya lengkap mana..
sama saja. kalau saya pribadi lebih suka menggunakan distro turunan debian.
kalau soal package sama2 komplit. yang saya butuhkan sudah ada semua di distro debian.
Tambah tutorial untuk setup hosting java spring dong, biar gak cuman untuk php aja.
java spring bisa menggunakan tutorial berikut:
https://www.tutorialpedia.net/cara-install-oracle-weblogic-server/
atau bisa menggunakan tomcat yang biasanya sudah built in di vps nya.
thanks
Min kalo upload file gambar , tapi filenya tidak terupload ke path direktori , itu penyebabnya apa ya?
Di inspect element keterangan nya 404 not found (gambar)
udah set permissionnya dgn benar? untuk firektori gunakan permission 755