<p><strong>Cara Backup Website WordPress &#8211; </strong>Pada artikel kali ini saya akan mencoba lagi cara alternatif untuk membcakup website wordpress anda dengan mudah. Pada tutorial sebelumnya saya sudah membahas <a href="https://www.tutorialpedia.net/cara-backup-konten-website-wordpress/">Cara Backup Konten Website WordPress</a> melalui cPanel dan juga <a href="https://www.tutorialpedia.net/cara-praktis-backup-konten-website-dengan-plugin-updraftplus/">Cara Praktis Backup Konten Website dengan Plugin UpdraftPlus</a>. Kedua cara tersebut bisa anda praktekkan untuk membackup website wordpress dengan mudah. Namun, cara lain yang bisa anda lakukan untuk backup website wordpress yaitu menggunakan plugin <strong><a href="https://id.wordpress.org/plugins/backwpup/" target="_blank" rel="noopener">BackWPup</a>.</strong></p>
<p>Dengan bantuan plugin <strong>BackWPup </strong>ini anda bisa melakukan backup secara berkala dengan mudah.</p>
<p>Lalu bagaimana <strong>cara backup website wordpress dengan plugin BackWPup?</strong></p>
<p>Berikut ini adalah langkah-langkahnya.</p>
<h2><strong>Cara Backup Website WordPress dengan Plugin BackWPup</strong></h2>
<p>Untuk menginstal plugin BackWPup tersebut dapat dilakukan melalui menu <strong>Plugin >;>; Add New</strong> di halaman admin wordpress, kemudian cari plugin dengan mengetikan BackWPup di menu pencarian plugin dan klik <strong>Install Now,</strong> seperti gambar di bawah ini:<a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/instalBackUp.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-6258" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/instalBackUp.jpg" alt="cara backup website wordpress" width="461" height="243" /></a></p>
<p> ;</p>
<h3><strong>Membuat Job backup dengan BackWPup</strong></h3>
<p>Untuk melakukan backup, kita perlu menambahkan job baru pada plugin BackWPup tersebut. Dengan menambahkan sebuah job, maka untuk selanjutnya anda tidak perlu lagi melakukan backup secara manual karena kita sudah menjalankan sebuah job yang nantinya akan kita setting otomatis.</p>
<p>Klik <strong>Add New Job</strong> untuk membuat pekerjaan backup otomatis untuk website WordPress Anda. <a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_810.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6259" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_810.png" alt="cara backup website wordpress" width="357" height="233" /></a>Di bawah tab General, berikan nama untuk job ini. Nama ini akan digunakan secara internal dan akan membantu Anda mengidentifikasi setiap instance cadangan. Di bawah Job Task, pilih jenis tugas Anda ingin ini untuk melakukan. Tugas yang tersedia termasuk backup database, backup file, WordPress Export XML, daftar plugin terpasang, mengoptimalkan tabel database dan memeriksa tabel database. Jika Anda hanya ingin membuat cadangan dari situs anda, maka anda dapat memilih semua pilihan kecuali untuk mengoptimalkan dan memeriksa tabel database.<a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_812.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6260" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_812.png" alt="cara backup website wordpress" width="559" height="552" /></a></p>
<p>Pilih jenis Archive, Opsi default adalah tar.gz, namun Anda dapat memilih zip arsip atau pilihan lain. Di bawah ini, anda akan melihat bagian Destination Job. Di sinilah backup Anda akan disimpan. BackWPup menyediakan beberapa pilihan untuk menyimpan file backup Anda. Hal ini dapat menyimpan file cadangan pada server anda, kirim melalui email, backup ke FTP, backup ke dropbox, amazon S3, Windows Azure, Rackspace, dan SugarSync. Dalam tutorial ini saya akan akan menggunakan media penyimpanan DropBox.<br />
<a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_813.png"><img class="aligncenter wp-image-6261" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_813.png" alt="cara backup website wordpress" width="565" height="348" /></a></p>
<h3><strong>Membuat Jadwal Otomatis di WordPress Menggunakan BackWPup</strong></h3>
<p>Pada bagian ini, kita akan menjalankan job tadi secara otomatis sesuai jadwal yang kita inginkan. Klik tab schedule dan pilih seberapa sering Anda ingin backup situs anda.</p>
<p><a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_814.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6262" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_814.png" alt="cara backup website" width="737" height="290" /></a></p>
<p>Anda dapat menjadwalkan untuk menjalankan setiap bulan, mingguan, atau harian dengan memilih opsi WordPress Cron. Atau, anda dapat memilih untuk secara manual menjalankan pekerjaan, sehingga anda dapat membuat backup on-demand situs anda. Untuk pengguna tingkat advance ada lebih banyak pilihan seperti menggunakan URL untuk memulai pekerjaan eksternal menggunakan beberapa perangkat lunak lain atau memulai pekerjaan menggunakan WP-CLI, antarmuka baris perintah untuk WordPress. Untuk pengguna tingkat pemula kami akan sangat menyarankan menjadwalkan backup harian atau mingguan dengan memilih opsi wordpres Cron.</p>
<p><a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_815.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6263" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_815.png" alt="cara backup website wordpress" width="866" height="505" /></a></p>
<h3><strong>Konten yang harus di Backup</strong></h3>
<p><strong>Apa saja yang harus di backup? </strong></p>
<p>Tentu saja database website anda dan juga seluruh file yang ada didalam folder wp-content.</p>
<p>Klik tab Backup DB untuk memilih tabel yang ingin dimasukkan dalam cadangan. Terkadang plugin WordPress membuat tabel mereka sendiri ke dalam database anda, sebagian besar waktu data ini tidak penting dan anda mungkin tidak membutuhkannya. Centang tabel ini akan mengurangi ukuran backup anda. Namun jika anda tidak tahu apa yang anda lakukan, maka simpan semua tabel yang dipilih.<a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_816.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6264" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_816.png" alt="cara backup website wordpress" width="1040" height="402" /></a></p>
<p>dan untuk membackup folder wp-content, klik TAB <strong>FILES. </strong>Lalu, pilih file apa saja yang ada di website anda untuk di backup. Kalau saya pribadi saya akan membackup seluruh konten yang ada di folder wp-content</p>
<p><strong><a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_818.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6265" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_818.png" alt="cara backup website wordpress" width="642" height="450" /></a></strong></p>
<h3><strong>Menyimpan Backup ke Dropbox</strong></h3>
<p>Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, anda bisa memilih beberapa cloud storage yang bisa anda gunakan untuk menyimpan hasil backupan tadi. Namun, pada tutorial kali ini saya akan menggunakan dropbox sebagai tempat penyimpanannya.</p>
<p>klik pada tab <strong>Dropbox</strong> dan kemudian klik pada reauthenticate (Full acces Dropbox).<a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_819.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6266" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_819.png" alt="cara backup website wordpress" width="978" height="530" /></a></p>
<p>Lalu saat dialihkan ke situs dropbox klik <strong>Bolehkan<a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_820.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6267" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_820.png" alt="cara backup website wordpress" width="703" height="412" /></a></strong></p>
<p>Maka anda akan mendapatkan kode akses ke dropbox terus, lalu copy dan pasti pada kolom yang sudah disediakan oleh plugin tadi. <a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_821.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6268" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_821.png" alt="cara backup website wordpress" width="709" height="373" /></a></p>
<p>Lalu paste disini. Klik save<a href="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_822.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-6269" src="https://www.tutorialpedia.net/wp-content/uploads/Screenshot_822.png" alt="cara backup website wordpress" width="833" height="416" /></a>Setelah itu, maka plugin akan bekerja sesuai yang anda jadwalkan sebelumnya.</p>
<p>Itulah tutorial <strong>Cara Backup Website WordPress dengan Plugin BackWPup.</strong></p>
<p>Baca juga artikel lainnya tentang wordpress <a href="https://www.tutorialpedia.net/wordpress">disini</a>.</p>
<p> ;</p>

Cara Backup Website WordPress dengan Plugin BackWPup
Recent Articles
Kumpulan DNS Gratis Tercepat!
DNS merupakan sebuah sistem yang bertugas menyimpan semua informasi data domain dalam jaringan. Dengan adanya DNS, domain atau hostname yang ada akan ditranslate dan...
Apa itu DNS ? Dan Fungsinya
Apa itu DNS? - DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang bertugas menyimpan semua informasi data domain dalam jaringan. Dengan adanya DNS, domain...
Apa itu OLT ? Serta Fungsinya Dalam Jaringan
Apa itu olt ? OLT (Optical Line Termination) adalah perangkat keras yang berfungsi sebagai titik akhir (end-point) dari layanan jaringan optik pasif (Passive Optical...
Template Voucher Untuk Mixradius
Template Voucher Untuk Mixradius - Pasti kalian bosen kan dengan template voucher default mixradius? tenang. kali ini saya akan memberikan template untuk voucher mixradius kamu agar...
Daftar Port Game Online Mikrotik Terbaru
Daftar port game online dibawah ini bisa digunakan untuk membuat rule agar koneksi ke game online tersebut bisa lancar, bisa juga untuk memisahkan antara...